Belajar Copywriting

  • Kualitas
  • Purna Jual
  • Harga
  • Pengalaman
  • Terpercaya
5/5Overall Score
Specs
  • Platform: Video Course
  • Cara Pakai: Tinggal play
  • Hardware: Desktop & Laptop
Pros
  • Cocok untuk pemula
Cons
  • Terlalu basic untuk yang sudah pengalaman

Digital marketing tidak lengkap tanpa copywriting. Secara sederhana, yang disebut dengan copywriting adalah menjual dengan menggunakan tulisan. Inilah alasan mengapa seorang internet marketer perlu belajar copywriting dengan baik.

Keampuhan copywriting untuk menjual sudah bukan rahasia lagi. Namun sayangnya tidak semua orang bisa teknik menjual yang satu ini. Karena copywriting selalu identik dengan kemampuan kreatif yang tidak semua orang miliki.

 

Alasan Mengapa Harus Belajar Copywriting

Sebagai pebisnis online, Anda sudah melakukan semua teknik pemasaran online dengan baik. Namun ada saja kesulitan dan berbagai masalah yang Anda temui. Seperti :

 

1. Leads Media Sosial Rendah

Sudah sering posting di media sosial. Sehari tiga kali di waktu-waktu yang sesuai dengan apa yang digital marketer rekomendasikan. Dengan menggunakan video atau gambar yang menarik. Dengan tambahan beberapa kalimat caption sebagai pemanis.

Akan tetapi tidak ada yang kasih like atau komentar. Apalagi yang mau beli. Akhirnya postingan terlantar begitu saja dengan keadaan sepi komentar. Berbeda dengan postingan kompetitor yang selalu ramai mendapat like dan komentar. Apanya yang salah?

Bisa jadi Anda menggunakan copywriting yang kurang tepat. Tidak bisa menarik perhatian audiens . Caption terkesan kaku dan cenderung memaksakan. Sehingga membuat orang enggan untuk sekadar mampir memberi like atau komentar.

 

2. Iklan Selalu Boncos

Pasang iklan mahal-mahal tidak menjanjikan konversi tinggi. Bahkan ketika Anda mengambil paket iklan sosial media paling mahal sekalipun dengan jangkauan target market yang cukup luas. Namun tetap saja tidak ada jaminan penjualan yang melejit.

Kenapa? Lantaran yang jadi masalah bukan iklannya. Akan tetapi bahan yang digunakan untuk kampanye iklan. Seperti gambar, video, hingga copywriting. Tentu saja tanpa copywriting yang powerful, iklan tidak akan menghasilkan apapun.

Jangankan ada penjualan. Bahkan klik landing page atau WhatsApp marketing saja tidak. Jadi pastikan gunakan teknik copywriting terbaik untuk menarik interest audiens.

 

3. Tidak Ada Ide Menulis

Seringkali bingung mau menulis apa. Jangankan bisa menulis hingga beberapa paragraf. Bahkan menulis satu kalimat saja tidak bisa. Alasannya beragam. Namun yang paling banyak adalah tidak tahu harus menulis apa.

Ide hilang begitu saja saat berada di depan laptop atau smartphone. Sudah mencoba mencari inspirasi di banyak tempat. Membaca banyak tulisan copywriting orang lain. Tapi gagasan itu tidak ada sama sekali.

 

4. Dapat Ide, Tapi Bingung Memulai darimana

Ada kalanya ide tiba-tiba ada. Namun sama saja. Sekalipun dapat ide, tetap saja tidak tahu harus memulai tulisan darimana. Lantaran ide atau gagasan hanya sebatas khayalan yang gagal lahir menjadi tulisan copywriting yang menarik.

 

5. Tidak Tahu Teknik Menulis Copywriting

Umumnya para digital marketer handal selalu menyarankan membuat copywriting yang mengalir dan bisa menghipnotis orang lain. Menyebabkan audiens tidak merasa kalau Anda sedang menawarkan sebuah produk. Sehingga tergerak untuk membeli produk dan layanan yang ditawarkan.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara menulis yang bisa menghipnotis itu? Bagaimana memulainya. Bagaimana membuat kalimat-kalimat penekanan yang lebih power full.

 

Belajar Copywriting Bersama Ahlinya

Dari berbagai kasus di atas, Anda pasti berkesimpulan bahwa membuat copywriting hanyalah pekerjaan orang-orang yang ahli. Membuat kalimat copywriting itu pekerjaan sulit. Padahal jika Anda tahu polanya, membuat copywriting adalah sesuatu yang mudah dan menyenangkan.

Berminat belajar copywriting? Ada kabar baik. Anda bisa belajar bagaimana menulis copywriting yang mampu membius audiens langsung dengan ahlinya.

Yaitu dari seorang digital marketer yang handal. Praktisi Instagram dan Facebook Ads sejak tahun 2015. Seorang produk creator yang telah menjual lebih dari 20.000 produk digital. Pebisnis gamis yang mampu menjual produk hingga ke Taiwan, Malaysia, Hongkong dan Singapura.

Seorang digital mentor yang telah menghasilkan omset hingga 6 milyar pertama dari bisnis online yang dijalankannya. Serta aktif menjalankan digital champaign untuk berbagai produk seperti property, kesehatan, kecantikan, tour and travel, dan lain sebagainya.

Dimana lagi kalau bukan di Zuper Copywriting. Sebuah e-course yang membahas tuntas tentang bagaimana menulis copywriting yang baik.

Dengan pola persuasif yang tidak hanya mampu menarik perhatian audiens. Tapi juga mampu membius banyak orang untuk melakukan apa yang Anda inginkan. Menduduki top 1 marketer dengan omset milyaran tiap bulan.

 

Mengapa harus belajar copywriting di Zuper Copywriting? Ini alasannya :

 

 1. Memiliki Materi yang Terstruktur

Tidak seperti e-course lainnya, Zuper Copywriting memiliki materi yang runut dan terstruktur. Anda akan mempelajari bagaimana mindset menulis agar mendapatkan hasil yang sistematis dan menjual.

Tanpa mindset yang baik, pola tulisan copywriting tidak akan mampu menggerakkan audiens untuk menekan tombol call to action.

 

2. Susunan Kalimat Penawaran yang Sesuai

Pahamilah bahwa copywriting itu seni. Seni untuk menjual dan menawarkan. Bagaimana membuat kalimat-kalimat penawaran yang bisa menghipnotis pengunjung. Lalu menuntun mereka untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Layaknya sebuah seni, tidak hanya mengandalkan bakat. Tapi juga harus perlu untuk mengasahnya agar dapat memberikan hasil yang tajam dan tepat sasaran.

 

 3. Ads Creative Iklan

Sering mengalami iklan yang sering boncos? Sudah habis banyak biaya iklan tanpa konversi yang maksimal.

Lantaran hal inilah Anda akan mempelajari bagaimana cara membuat copywriting iklan di facebook dan instagram agar bertahan lama. Sebuah teknik yang tidak terdapat pada e-course lainnya.

 

4. Retargeting Angle

Belajar copywriting tidak lengkap tanpa mempelajari tentang retargeting angle. Di sini akan banyak membongkar angle apa saja yang dapat menarik konsumen dan membuat mereka akan menyesal jika tidak membeli sekarang.

 

Siapa Yang Membutuhkan Ilmu Ini

 

Lalu siapa yang membutuhkan belajar copywriting ini? Apakah hanya bisnis owner? Ternyata tidak. Ada beberapa orang yang butuh e-course Zuper Copywriting ini. Antara lain :

 

1. Digital Marketer

Seorang digital marketer tentu membutuhkan ilmu copywriting untuk menjual produk atau layanannya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan brand awareness, penjualan, dan target market.

Tanpa kemampuan copywriting yang baik, digital marketer tidak bisa memenuhi target penjualan.

 

2. Brand Owner

Salah satu cara memenangkan persaingan adalah lebih menonjol ketimbang pesaing. Dan teknik yang bisa melakukannya adalah dengan menyusun kalimat copywriting yang kuat. Menjelaskan tentang kelebihan produk Anda yang jauh lebih baik ketimbang produk pesaing.

Sebagai brand owner, Anda bisa belajar bagaimana membuat tulisan untuk menonjolkan produk unggulan. Agar audiens lebih memilih toko Anda dibandingkan pesaing.

 

3. Content writer

Berprofesi sebagai seorang content writer tentu membutuhkan ilmu yang cukup tentang teknik copywriting. Tentu saja tujuannya adalah agar bisa membuat tulisan konten dengan formula copywriting yang baik. Dimana lagi tempat belajar yang baik selain di Zuper Copywriting.

 

4. Digital Agency

Punya bisnis penyedia layanan digital agency? Berarti Anda perlu belajar copywriting untuk membuat konten bagi klien. Karena kalau omset klien meningkat karena copywriting yang Anda tulis, dia akan memperpanjang kontrak. Bahkan akan membawa teman lainnya untuk menjadi klien Anda.

Bagaimana? Tertarik mengikuti e-course ini? Tidak perlu membayar mahal. Cukup hanya 200 ribuan saja, Anda bisa menikmati fasilitas belajar copywriting seharga jutaan rupiah.

Leave a Reply