Kata Kunci Adalah Elemen Utama SEO, Begini 5 Cara Mencarinya

Sebelum membahas tentang elemen SEO lainnya, terlebih dahulu akan dibahas terkait kata kunci. Kenapa? Karena kata kunci adalah elemen SEO yang pertama dan utama. Kata kunci atau keyword menjadi dasar bagi Anda untuk membuat artikel sesuai dengan niche website dan brand produk.

Selain itu, keyword juga yang akan mempertemukan website Anda dengan audiens. Mengingat sebagian besar pengguna mesin pencarian selalu mengetikkan kata kunci untuk mencari informasi yang mereka inginkan. Dengan keyword yang tepat, situs Anda akan lebih mudah ditemukan. Baik oleh robot indexing maupun pengunjung.

 

Cara Mencari Kata Kunci Adalah

Mencari keyword tidak hanya sebatas feeling saja. Namun harus menggunakan beberapa langkah agresif dan terukur agar memperoleh keyword dengan volume search yang tinggi serta rendah persaingan. Di bawah ini sebagian langkah yang dapat Anda lakukan :

 

1. Menentukan Topik

Sebelum mencari keyword yang sesuai, terlebih dahulu Anda harus menentukan topik yang sesuai. Dengan cara mengenali target market potensial. Misalkan saja produk yang akan Anda jual adalah fashion atau outfit remaja. Tentu saja audiens atau target marketnya adalah remaja usia 13 – 20 tahun.

Posisikan diri Anda sebagai audiens dengan melihat topik apa saja yang banyak mereka cari di google. Sebagai contoh “outfit remaja kekinian”, “baju remaja murah”, “baju remaja yang lagi tren”. Setelah mengetahui topik apa saja yang target market sukai, lakukan langkah berikutnya.

 

2. Menggunakan Tool Kata Kunci

Mencari keyword yang tepat dan akurat tidak hanya mengandalkan feeling saja. Namun menggunakan tool khusus agar hasilnya sesuai dengan harapan. Tool ini merupakan alat bantu yang akan mempermudah dan mempercepat menemukan keyword relevan yang paling banyak dicari oleh audiens.

Ada beberapa keyword tools populer yang para SEO spesialis biasa pakai. Seperti Ahrefs Free Keyword Generator, Google Trends, Google Keyword Planner, Google Search Console, dan Ubersuggest.

Anda bisa menggunakannya secara gratis. Namun jika ingin menggunakan semua fitur-fiturnya, bisa meningkatkan penggunaan pada versi berbayar.

 

3. Tinggi Volume Rendah Persaingan

Saat menggunakan satu atau beberapa tools di atas, ada banyak pilihan keyword yang bisa Anda gunakan. Namun pilihlah kata yang tinggi volume pencarian namun rendah persaingan.

Artinya apa? Tidak sedikit orang yang mencari keyword tersebut di mesin pencarian. Tapi hanya sedikit situs yang membahasnya dalam tulisan artikel. Hindari keyword yang tinggi persaingan. Apalagi saingannya adalah website yang memiliki authority tinggi. Terlalu sulit memenangkan persaingan jika website Anda masih baru.

 

4. Analisis Kompetitor

Tidak ada salahnya sesekali mengunjungi blog atau situs kompetitor. Lalu lihat, keyword apa yang mereka gunakan. Sekali lagi, kata kunci adalah elemen utama dalam artikel. Biasanya penempatannya ada pada posisi yang strategis. Seperti judul, paragraf pertama, paragraf terakhir, dan heading.

Dari beberapa lokasi di atas, Anda bisa melihat. Keyword apa saja yang ada pada blog kompetitor.

Atau dengan cara yang lebih mudah. Yaitu menggunakan fitur Site Explorer yang umumnya tersedia pada tool-tool riset keyword berbayar. Seperti Ahrefs, Moz, ubersuggest, dan lain-lain. Akan terlihat pada analisanya, keyword mana saja yang menjadi sumber traffic organik kompetitor Anda.

Setelah mengetahuinya, tidak ada salahnya untuk mengadaptasinya. Lalu membuat artikel dengan kata kunci yang sama tapi lebih fresh, ramah pembaca dan informatif.

 

5. Penambahan Kata Kunci Turunan

Ada kalanya kata kunci utama yang Anda gunakan memiliki persaingan yang tinggi. Sehingga menurunkan peluang untuk bisa masuk ke halaman pertama mesin pencarian.

Jika ini terjadi, tidak ada salahnya Anda menambahkan beberapa kata kunci turunan untuk menyiasati tingginya persaingan dengan keyword utama.

 

Nah, itulah beberapa cara mencari keyword yang sesuai. Karena kata kunci adalah elemen yang paling penting, pastikan Anda mencarinya dengan serius. Agar segala upaya optimasi dengan SEO tidak sia-sia.

Leave a Reply