Cara Membuat Konten yang Menarik di Sosmed, Ini 10 Langkahnya

Fungsi konten tidak hanya sebatas penarik perhatian saja. Tapi juga meningkatkan jumlah follower sosial media. Semakin banyak follower yang ada di sosial media, semakin banyak pula peluang untuk meningkatkan konversi penjualan produk yang Anda tawarkan. Maka dari itu Anda perlu tahu bagaimana cara membuat konten yang menarik.

Cara Membuat Konten yang Menarik 

Alasan audiens mau menjadi follower sosial media adalah karena memiliki konten yang menarik, menghibur, dan edukatif. Membuat konten seperti ini memang tidak mudah. Tapi Anda bisa mempelajarinya dengan beberapa langkah di bawah ini :

1. Pilih Tema yang Sedang Trending

Agar konten Anda cepat mendapat respon, salah satu caranya adalah dengan membuat konten sesuai dengan trending topik. Apa yang sedang banyak orang bicarakan akhir-akhir ini, itulah yang menjadi bahan utama pembuatan konten.

Lalu bagaimana cara mengetahui apa yang sedang menjadi trending saat ini? Mudah saja. Anda bisa langsung mencari tahu di google trends. Google trends adalah salah satu tool yang google miliki untuk menampilkan popularitas topik pencarian pada kurun waktu tertentu.

Dengan menggunakan google trends untuk menemukan ide konten, Anda bisa mengetahui topik apa yang banyak menjadi perbincangan oleh pengguna internet dalam satu tahun, satu bulan, satu Minggu, hingga 24 jam terakhir. Seperti tentang dunia fashion, isu terhangat, kejadian paling viral, dan lain sebagainya. Dengan demikian media sosial Anda akan terus menarik lebih banyak leads.

2. Konten Bisa Menjangkau Banyak Orang 

Cara membuat konten yang menarik selanjutnya adalah menjangkau lebih banyak orang. Apa maksudnya? Yaitu bisa memancing ketertarikan dari semua golongan pengguna sosial media. Mulai dari pengguna sosial media awal, menengah, hingga lanjutan.

Misalkan Anda ingin membuat konten Instagram yang menarik tentang tutorial masak memasak. Kamu bisa menulis langkah demi langkah dengan anggapan bahwa semua orang baru mengetahui prosesnya. Sekalipun telah tahu prosesnya, buat narasi bahwa cara tersebut lebih mudah, cepat, dan dengan hasil maksimal.

3. Sesuaikan dengan Tipe Sosial Media 

Setiap sosial media memiliki karakteristik yang berbeda. Jadi buatlah konten dengan menyesuaikan karakteristik setiap sosial media agar tepat sasaran. Jika ingin membuat postingan di Twitter, Anda bisa membuat konten berupa cuitan singkat lalu memadukannya dengan gambar.

Tapi jika ingin membuat konten di Instagram, gunakan gambar dengan visualisasi yang menarik, caption singkat, dan hastag. Karena Instagram adalah media sosial yang memiliki kekuatan gambar atau video pendek.

Berbeda lagi dengan Facebook. Sosial media berwarna biru itu selain bisa Anda gunakan untuk membuat konten gambar dan video, juga menyediakan karakter yang tidak terbatas. Memungkinkan Anda untuk membuat konten tulisan yang panjang dan komprehensif.

Begitu juga dengan LinkedIn. Sosial medianya para profesional dan pebisnis ini identik dengan postingan yang padat, ringan namun berbobot. Bahkan dalam bentuk storytelling sekalipun. Cocok bagi Anda yang menjual jasa di pasar b2b yang kompetitif.

4. Sesuaikan dengan Followers

Menyesuaikan isi konten dengan followers adalah salah satu cara membuat konten yang menarik. Karena konten yang relevan dengan followers mampu mempertahankan loyalitas mereka.

Misalkan followers akun sosmed Anda sebagian besar adalah remaja. Maka buat konten yang related dengan dunia remaja. Misalkan bagaimana teknik memahami materi pelajaran matematika yang efektif. Atau tips mendapat uang saku tambahan dengan berbisnis kecil-kecilan.

Tampilan list konten yang rapih juga menjadi nilai plus untuk akun sosial media bisnis Anda. Seperti desain feed Instagram yang artistik dan rapih susunan tiap posts, reels dan storynya. Memberi kesan bisnis yang valid dan profesional.

5. Buat Kerangka Terlebih Dahulu

Untuk menghasilkan konten yang baik, sebaiknya buat kerangka terlebih dahulu. Baik konten video maupun tulisan. Bagaimana bagian awal, tengah, dan akhir. Agar alur logikanya terarah. Tidak melompat-lompat yang justru akan membuat bingung audiens.

Pembuatan kerangka konten ini masuk ke dalam content plan atau rencana konten. Yaitu suatu persiapan yang terdiri dari riset, desain dan tujuan sebelum menjadwalkan penerbitan konten.

6. Konten Lengkap dan Menarik 

Konten lengkap dan menarik tidak harus panjang. Cukup singkat tapi mampu memberi pemahaman secara menyeluruh. Misalkan ingin membuat konten tulisan di Facebook. Tidak perlu panjang lebar. Cukup tulisan singkat maksimal 300 kata yang lengkap dengan gambarnya. Yang paling penting kata-kata pada caption-nya harus satu tujuan dengan konten gambarnya. 

Facebook memang menyediakan unlimited character pada penggunanya untuk membuat postingan. Tapi ketahuilah bahwa energi baca masyarakat kita masih rendah. Alih-alih akan membacanya hingga selesai. Postingan yang terlalu panjang justru akan mereka lewatkan begitu saja.

Atau akan membuat video di Instagram atau reels Facebook. Buat video singkat namun tetap meninggalkan kesan yang menarik bagi pengunjung. Cara ini lebih efektif ketimbang membuat video panjang tapi melelahkan.

7. Menambahkan Value dalam Konten 

Tujuan konten adalah memberi solusi atas masalah yang banyak audiens hadapi. Jadi tidak hanya sebatas menarik secara visual saja. Tapi juga membuat pengguna mempu mempraktikkannya dengan mudah. Inilah yang dinamakan dengan cara membuat konten yang menarik dengan tambahan value.

Misalkan ingin membuat tutorial cara membuat kebun sayuran di pekarangan rumah dengan mudah. Gunakan bahan-bahan yang mudah untuk menemukannya. Atau bahan yang seharusnya telah menjadi sampah bisa kembali memiliki manfaat

Contohnya video tutorial menanam kangkung dengan menggunakan akar yang kebanyakan orang membuangnya. Selain sangat sederhana, ada dua hal yang bisa audiens dapatkan dari tutorial ini. Yaitu berkebun dengan sederhana di pekarangan rumah dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Konten seperti ini tidak hanya mampu menarik followers yang loyal. Yang akan datang lagi dan lagi. Memang sudah sewajarnya konten edukatif seperti di atas menjadi strategi umum content marketing dari para digital marketer. Konten sejenis akan membuat followers dengan senang hati membagikannya di sosial media mereka.

8. Libatkan Audiens 

Mungkin sesekali waktu Anda merasa kehabisan ide untuk membuat konten yang menarik. Tidak ada salahnya untuk melibatkan audiens atau followers. Tanyakan pada mereka konten seperti apa yang belum pernah Anda buat dan mereka harapkan untuk dibuat. Ini sudah menjadi hal biasa bagi YouTuber yang berhasil mendulang cuan dan sudah sukses.

Akan ada banyak jawaban yang diberikan oleh audiens. Anda bisa memilih beberapa diantaranya untuk mengeksekusi menjadi konten yang menarik. Selain bisa mendapat ide tambahan, cara ini juga mampu meningkatkan interaksi dan hubungan baik dengan followers. Keterlibatan itu membuat mereka merasa menjadi bagian dari sosial media Anda.

9. Konten yang Emosional 

Coba lihat beberapa konten viral yang mendapat ratusan ribu like, komentar, hingga share. Konten-konten seperti itu biasanya melibatkan unsur emosi. Sehingga mampu memicu reaksi emosi yang kuat dari audiens. Seperti kemarahan, kebahagiaan, kesedihan, humor, empati, dan simpati.

Dengan melibatkan unsur emosional dalam konten, akan mendorong audiens untuk membagikannya di sosial media. Sehingga lebih cepat viral dan terkenal.

Tapi tetap berhati-hati jika menggunakan konten emosional untuk sosial media bisnis. Karena jika unsur emosi yang Anda hadirkan itu terbukti bohong, bisa menjadi bumerang bagi bisnis. Nama baik, citra perusahaan dan kredibilitas brand dipertaruhkan.

10. Menggunakan konsep ATM 

Salah satu cara membuat konten yang menarik di sosial media adalah dengan cara ATM. Atau amati, tiru, dan modifikasi. Terutama bagi Anda yang kehabisan ide untuk membuat konten. Caranya adalah amati konten yang menarik milik orang lain, lalu tiru dengan sedikit memodifikasi.

Cara modifikasi juga beragam. Bisa menambah caption, mengurangi sedikit bagian konten yang tidak relevan, menambah sedikit video pendek, atau cara lain yang mungkin untuk dilakukan. Jangan menjiplak konten orang lain 100%.

Selain akan mempertaruhkan kredibilitas sosial media, juga akan membuat followers kabur. Karena mereka merasa dibohongi dengan konten jiplakan yang Anda sajikan.

Itulah 10 cara membuat konten yang menarik untuk sosial media. Setelah konten jadi, pastikan Anda mempostingnya sesuai dengan prime time masing-masing sosial media. Agar lebih mudah untuk ditemukan dan masuk dalam kategori konten populer untuk mempercepat viral.

Leave a Reply